ANTERONESIA.ID, GORONTALO UTARA– Pemerintah Desa Molantadu, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, akhirnya memberikan penjelasan mengenai pekerjaan lapangan sepak bola yang ramai diperbincangkan. Melalui Sekretaris Desa, Nova Imran, menyatakan bahwa anggaran sebesar Rp315 juta digunakan khusus untuk pembukaan Badan Lapangan akibat kondisi topografi tanah yang memiliki kemiringan dan memerlukan pondasi hingga 4 meter.
Nova menjelaskan bahwa besaran anggaran tersebut disebabkan oleh kondisi struktur tanah di lokasi pembangunan yang memiliki kemiringan. Hal ini mengharuskan pemerintah desa melakukan pekerjaan pengurugan (kating) dan pembuatan pondasi yang dalam.
“Alasan anggaran membengkak karena sesuai struktur tanah. Tanah dengan kemiringan sehingga dilakukan kating dan pondasi badan lapangan mencapai 4 meter, dengan luas tanah 0,75 hektar,” jelas Nova. (6/9/2025).
Sehingga selain menggunakan timbunan tanah dari hasil katingan, TPK tambah timbunan dari luar.
Lebih lanjut, Sekdes menyampaikan bahwa kelanjutan pekerjaan lapangan, seperti penanaman rumput dan penyempurnaan fasilitas, belum dianggarkan pada tahun 2025. Rencananya, penyelesaian tahap akhir akan diusulkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2026.
Sebelumnya, Kepala Desa Molantadu, Masrin T. Liputo, ketika dikonfirmasi awak media, mengarahkan untuk menghubungi Sekretaris Desa.
“Hubungi saja Ibu Sekdes, Pak, karena sepenuhnya Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan Koordinator lapangan yang lebih tau, mulai dari proses perencanaan sampai tahap pekerjaan. Karena sepenuhnya semua kegiatan di desa saya percayakan ke mereka sesuai dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing Perangkat Desa,” singkat Masrin.









