GORONTALO— Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Gorontalo menyatakan sikap resmi terkait pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai perlu diuji secara objektif dan proporsional, terutama yang menyeret nama dan kehormatan Ketua Umum Surya Paloh.
Sekretaris DPW NasDem Gorontalo, Ridwan Monoarfa, dalam pernyataan persnya, Rabu (15/4), menegaskan bahwa partainya menghormati kebebasan pers sebagai pilar demokrasi. Namun, ia mengingatkan bahwa kebebasan itu harus beriringan dengan tanggung jawab jurnalistik, seperti verifikasi ketat, keberimbangan narasumber, serta pemisahan fakta dan opini.
“Ketika prinsip-prinsip itu diabaikan, maka yang lahir bukan pencerahan publik, melainkan pembentukan persepsi sepihak,” ujar Ridwan.
DPW NasDem Gorontalo juga menegaskan bahwa seluruh kadernya tetap solid dan satu komando di bawah kepemimpinan Surya Paloh, serta tidak akan terseret dalam kegaduhan yang dinilai sengaja mengalihkan perhatian dari kerja-kerja nyata partai.
Di tengah situasi nasional yang dinamis, NasDem Gorontalo memilih fokus pada politik kesejahteraan, yakni memperkuat sektor pertanian, kelautan, UMKM, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan rakyat Gorontalo.
“Bagi kami, politik bukan sekadar perebutan panggung, melainkan alat menghadirkan solusi. Politik bukan ruang gaduh, tetapi ruang pengabdian,” tegas Ridwan.
Partai NasDem Gorontalo pun mengajak masyarakat mencermati setiap informasi dengan nalar kritis, serta meyakini bahwa badai opini akan berlalu, tetapi kerja nyata akan tetap dikenang rakyat.







