AnteroNesia.id, Sulsel – Wajah Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sejak dinahkodai oleh Opu Andi Lutfi Mutti terlihat sangat menawan. Pembangunan infrastrukturnya secara merata dan terintegrasi. Dan yang pantas untuk melanjutkan keberhasilan Opu Andi Lutfi Mutti itu, ada pada sosok pemuda Moh. Fajar Jabir.
Hal tersebut diungkapkan Aktivis kelahiran Luwu Utara (Lutra) Indra Rohandi Parinding melalui press releasenya pada Senin (15/4).
“Pemerataan pembangunan daerah diera Opu Andi Lutfi Mutti terus ditingkatkan, sehingga pertumbuhan ekonomi sangat maju. Sampai sekarang ini tidak ada kepala daerah yang bisa menyaingi kepimpinan beliau,” kata Indra.
Indra mengatakan, saat melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya, tidak banyak yang berubah dari wajah Kabupaten Lutra, hanya rumah-rumah penduduk yang dibangun dari hasil keringat mereka sendiri.
“Untuk infrastruktur Pemda Lutra saat ini, tidak ada yang berubah masih sama saat Opu Andi Lutfi Mutti memimpin daerah ini. Dan pemimpin saat ini hanya menikmati atau penikmat sejarah,” jelas Indra.
Sehingganya, ia menduga bupati saat ini tidak layak memimpin roda Pemerintahan Kabupaten Lutra.
“Dengan berakhir masa jabatan bupati saat ini, rakyat harus mampu menilai dan menimbang untuk merubah masa depan demi kejayaan daerah ini. Apalagi Lutra memiliki sumber daya manusia (SDM) yang hebat dan sumber daya alam (SDA) yang sangat melimpah,” ujarnya.
Di perhelatan Pilkada nanti, Indra melihat figur yang mempuni merubah dan membangun wajah infrastruktur Lutra kedepannya ada pada sosok pemuda bernama Moh. Fajar Jabir.
“Beliau mempunyai nilai integritas yang tinggi dan berpengalaman, bahkan komunikasi hingga tingkat pusat. Kapasitas beliau tidak diragukan lagi, karena membangun Lutra bukan hanya sekedar menjadi pemimpin yang pemimpi tapi mampu menjabarkan mimpi itu menjadi pemimpin perubahan untuk kemajuan Lutra. Kalau bukan saat ini kapan lagi dan kalau bukan sekarang kapan lagi,” kata Indra.
Olehnya, Indra berharap bahwa memberikan amanah dan peluang besar kepada Muh. Fajar Jabir yang juga merupakan putra dan pemuda asli tanah Lutra merupakan pilihan tepat bagi masyarakat Lutra.
“Sehingga persatuan dan perjuangan sebagai pelaku sejarah akan lahir, demi kemakmuran dan kemajuan masyarakat Lutra baik di bidang pertanian, perikanan, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” tandasnya.
Penulis: Rinal Totoiya
Editor: Vernando Umar







