ANTERONESIA.ID, Gorontalo Utara– Di tengah rentetan keluhan masyarakat mengenai buruknya sanitasi dan pasokan air bersih di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki (ZUS), Aktivis mendesak pemerintah daerah melakukan evaluasi manajemen. Mereka menilai akar permasalahan terletak pada perencanaan pembangunan dan penganggaran rumah sakit yang amburadul.
Aktivis Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Peduli Daerah (AMMPD) Gorontalo Utara, Indra Rohandi Parinding, menyatakan bahwa penjelasan teknis dari pihak RSUD ZUS justru mengungkap kegagalan dalam perencanaan awal.
“Penjelasan bahwa kontur air tidak mendukung dan posisi septic tank yang rendah itu adalah bukti bahwa tidak ada studi kelayakan yang komprehensif sebelum pembangunan. Ini adalah kesalahan fundamental yang seharusnya bisa dihindari,” tegas Indra, Jum’at (22/08/2025).
Menurut Indra, permasalahan yang berulang selama bertahun-tahun ini menunjukkan bahwa pendekatan yang dilakukan selama ini hanya bersifat tambal sulam, bukan menyelesaikan masalah dari hulu.
“Membangun sumur bor kelima dan keenam tanpa everaluasi menyeluruh adalah pemborosan anggaran. Yang dibutuhkan adalah solusi permanen, seperti mungkin bekerja sama dengan PDAM untuk pasokan air atau merombak total sistem sanitasi, bukan terus menggarap sumur bor yang jelas-jelas tidak efektif,” paparnya.
Sebelumnya, Direktur RSUD ZUS, dr. Mohammad Ardiansyah, telah mengakui kendala teknis dan menyatakan telah melakukan sejumlah perbaikan.
Namun, bagi Indra, langkah-langkah teknis yang diambil dinilai tidak akan menyelesaikan masalah tanpa dibarengi evaluasi fundamental terhadap tata kelola dan perencanaan RSUD ZUS. Ia mendesak agar Pemerintah Daerah turun tangan dan mengambil alih penyelesaian masalah ini untuk memastikan adanya solusi yang berkelanjutan demi kenyamanan pasien.
“Kami minta pemda turun tangan, jika perlu evaluasi posisi direktur RSUD ZUS jika tidak mampu diganti saja, selama ini direktur tuntas kalau persoalan perdis dari pada persoalan kenyamanan dan kebutuhan pasien.” Pungkasnya.







