Komisi III DPRD Gorut Tinjau RSUD ZUS, Temukan Masalah Pelayanan dan Fasilitas Toilet

ANTERONESIA.ID Gorontalo Utara – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara (Gorut) melaksanakan fungsi pengawasan dengan melakukan peninjauan langsung ke RSUD Zainal Umar Sidiki (ZUS) pada Selasa (17/6).

Kunjungan tersebut dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait pelayanan rumah sakit, terutama kondisi toilet dan ketersediaan air bersih.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Komisi III, Dheninda Chaerunnisa menyoroti sejumlah fasilitas yang dinilai belum memadai.

“Tadi yang kami tinjau langsung itu toilet, banyak yang rusak dan mengalami gangguan air. Air hanya lancar di ruang IGD saja,” ungkap Dheninda.

Selain peninjauan, Komisi III juga melakukan audiensi langsung bersama Direktur RSUD ZUS dan jajarannya.

Dalam pertemuan itu, Komisi III menekankan pentingnya perbaikan segera terhadap fasilitas rumah sakit, terutama persoalan air dan toilet yang rusak dan mampet.

“Keluhan masyarakat ini terus berulang, dari tahun ke tahun selalu sama. Baik melalui media sosial, laporan langsung ke anggota DPRD, maupun melalui pesan pribadi. Ini harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Srikandi DPRD Gorut dari Fraksi NasDem juga mengungkapkan bahwa ini merupakan kali kedua dirinya turun langsung ke RSUD ZUS. Sebelumnya, ia telah melakukan kunjungan saat masa reses dan menemukan keluhan serupa.

“Saat reses lalu, keluhannya tetap soal air, kebersihan, dan banyak toilet yang rusak serta plafon yang hancur, terutama di ruang kebidanan,” jelasnya.

Namun, dalam kunjungan kali ini, terdapat beberapa perbaikan yang sudah dilakukan pihak rumah sakit.

“Plafon yang sebelumnya rusak parah kini sudah diperbaiki. Toilet pun beberapa sudah tampak lebih baik, meski masih ada yang perlu diperbaiki,” lanjut tata Diny sapaan akrabnya.

Terkait permasalahan air, pihak rumah sakit mengakui bahwa mereka masih bergantung pada pasokan PDAM.

Namun, karena belum teratasi sepenuhnya, Komisi III menyarankan agar sementara dilakukan suplai air secara manual menggunakan mobil tangki air, sembari menunggu solusi permanen.

“Kami sarankan agar air bisa didrop manual dulu, jangan menunggu terlalu lama. Ini demi kenyamanan dan keselamatan pasien,” tegasnya.

Komisi III berharap pihak RSUD ZUS dapat terus menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bagikan:   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *