Anteronesia.id Gorontalo Utara – Halaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gorontalo Utara saat ini dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga. Permasalahan ini disoroti oleh Aktivis Lingkungan, Indra Rohandi Parinding, S.Farm, yang menilai bahwa instansi yang seharusnya menjadi contoh kebersihan justru terlihat tidak terurus.
Indra juga mengungkapkan keprihatinannya terkait kawasan Blokplan perkantoran Gorontalo Utara yang hingga kini belum memiliki dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
“Kinerja DLH Gorontalo Utara sangat memprihatinkan. Terdapat beberapa hal yang ironis, seperti pembiaran sampah rumah tangga yang menumpuk di halaman kantor DLH sendiri,” ungkap Indra.
Menurutnya, masalah serupa juga terjadi di beberapa lokasi lain, seperti sampah yang berserakan di area jalan bypass dan wilayah perbelanjaan seperti Indomaret dan Alfamart yang diduga tidak terangkut petugas kebersihan.
“Mengapa DLH seakan membiarkan hal tersebut terjadi? Pemerintah daerah Gorontalo Utara harus lebih perspektif dan mawas diri. Sangat disayangkan banyaknya tumpukan sampah yang dibiarkan begitu saja, belum lagi masalah dokumen AMDAL kawasan Blokplan yang belum dimiliki,” tambahnya.
Indra juga menyoroti kondisi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Molantadu yang belum mendapat perhatian untuk perbaikan. “Dokumen DED (Detail Engineering Design) dan masterplan TPS tersebut tidak jelas keberadaannya,” kata Indra.
Aktivis lingkungan ini berharap permasalahan tersebut segera ditindaklanjuti, termasuk pemberian sanksi kepada pihak yang bertanggung jawab atas pembiaran sampah berserakan dan penyelesaian dokumen AMDAL Blokplan perkantoran.
“Pemerintah daerah patut introspeksi diri ketika hendak melakukan pengawasan tanpa mempersiapkan diri sendiri terlebih dahulu,” pungkasnya.











