ANTERONESIA.ID GORONTALO UTARA – Kepala Desa (Kades) Ibarat, Kec. Angrek Kab. Gorontalo Utara, Kusliyanto Olii, akhirnya angkat bicara menanggapi dugaan intimidasi dan ancaman terhadap dua wartawan yang melibatkan dirinya. Dalam pernyataannya, Rabu (27/02/2025), Kusliyanto membantah telah melakukan intimidasi atau ancaman terhadap jurnalis tersebut.
“Saya tidak melakukan intimidasi atau ancaman. Bagi saya, wartawan adalah sahabat, keluarga. Apalagi Yusri (Mohamad Yusrianto Panu), sudah saya anggap sebagai keluarga saya. Beliau hampir setiap saat bersama saya. Mana mungkin saya mengancam atau mengintimidasi dirinya. Opan (Opan Luawo) juga masih dari keluarga,” tegas Kusliyanto saat berbicara kepada awak media.
Meski demikian, Kusliyanto mengaku sempat menelpon salah satu wartawan untuk meminta mereka menunggu di lokasi atau rumah warga.
“Saya dapat info bahwa mereka turun ke rumah-rumah warga tanpa pemberitahuan ke pemerintah desa. Saat itu, saya menelpon Yusri dan menyampaikan, ‘Tunggu di situ, kita.’ Saya bersama seorang rekan dan Babinsa mendatangi mereka di salah satu rumah warga. Namun, sesampainya di rumah tersebut, mereka berdua sudah tidak ada. Yang ada hanya motor dan sepatu mereka,” ungkapnya.
Kusliyanto menegaskan bahwa kedatangannya saat itu bertujuan baik, yaitu untuk melindungi dan memastikan keamanan wartawan dalam menjalankan tugas.
“Saya datang hanya untuk memastikan mereka aman dan mencari tahu apa yang mereka lakukan. Kalau berkaitan dengan program atau pekerjaan pemerintah desa, saya punya kantor, rumah saya tempatnya tidak berubah. Apalagi Yusri sudah lama bersahabat dengan saya sering datang dirumah saya. Kenapa tidak menghubungi atau mendatangi saya lebih dulu?” ujarnya.
Ditanya mengenai laporan yang diajukan wartawan Regamedianews.com, Mohamad Yusrianto Panu, ke Polda Gorontalo, Kusliyanto menyatakan kesiapannya untuk dimintai keterangan.
“Terkait laporan tersebut, itu adalah hak setiap orang untuk meminta perlindungan. Insyaallah, saya siap dimintai keterangan,” tegasnya.
Kusliyanto juga menegaskan bahwa dirinya selalu terbuka dan menghargai peran wartawan dalam mencari informasi.
“Saya selalu mendukung tugas jurnalistik, asalkan dilakukan dengan cara yang baik dan sesuai prosedur. Saya tidak ada niat untuk menghalangi atau mengancam siapa pun,” pungkasnya.











