Anteronesia.id, Gorontalo Utara– Anggota DPRD Gorontalo Utara, Fitri Yusup Husain, melaksanakan kegiatan reses masa sidang pertama tahun sidang kedua 2025-2026 di Desa Botungobungo, Rabu (3/11/2025). Kunjungan yang dihadiri oleh perwakilan Dinas Perikanan dan Kelautan serta Dinas Peternakan ini juga diikuti oleh Kepala Desa, BPD, LPM, Karang Taruna, dan masyarakat setempat.
Dalam paparannya, Fitri Yusup Husain menekankan bahwa Desa Botungobungo memiliki potensi besar, khususnya di sektor pertanian dan tambak. Oleh karena itu, Ia menegaskan bahwa program pemberdayaan masyarakat harus dirancang secara tepat dengan mempertimbangkan kondisi dan peluang lokal yang ada.
“Desa Botungobungo memiliki potensi besar, terutama di sektor pertanian dan tambak, sehingga program pemberdayaan harus disesuaikan dengan kondisi dan peluang lokal,” ujar Fitri.
Politisi PKS itu secara khusus mendorong masyarakat untuk memulai usaha peternakan skala kecil. Ke depan, usaha tersebut diharapkan dapat bermitra dengan Program Makanan Bergizi Gratis yang dicanangkan pemerintah.
“Kolaborasi tersebut akan membuka ruang pasar yang lebih besar sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat, saya akan coba mendorong lewat bantuan pemberdaya.” jelasnya.
Tidak hanya peternakan, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi perhatian utama. Fitri menegaskan pentingnya dukungan untuk kemajuan usaha lokal.
“UMKM yang aktif harus kita dorong untuk peningkatan, baik di sektor produksi maupun pemasaran,” pungkasnya.
Pada sesi tanya jawab, masyarakat menyampaikan aspirasi terkait dukungan konkret di sektor peternakan, khususnya budidaya ternak ayam, serta di sektor perikanan, meliputi budidaya tambak dan rumput laut.
Sukiman, salah satu warga Desa Botungobungo, memaparkan potensi geografis desanya.
“Botungobungo memiliki kurang lebih 1000 panjang garis pantai dari Molingkapo sampai dengan Bulalo. Tentu sangat cocok untuk budidaya rumput laut. Kami juga memiliki luas tambak dan potensi produksi yang baik. Namun, para pelaku usaha budidaya tambak ini masih perlu didorong dan dibina lebih lanjut,” ujarnya.








