Anteronesia.id, Gorontalo Utara– Anggota DPRD Gorontalo Utara (Gorut) Fraksi NasDem, Hendra Nurdin, melaksanakan reses masa sidang pertama tahun sidang 2025-2026 di Desa Botuwombato, Rabu (3/12). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendengar langsung keluhan dan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Wakil Ketua DPRD Gorut, Ridwan Riko Arbie, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Peternakan, Sekretariat Dewan, serta Kepala Desa Botuwombato ,beserta perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karang Taruna, dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Botuwombato, Pijei Mulyadi, menyampaikan sejumlah aspirasi, dengan fokus utama pada kondisi infrastruktur jalan. Ia menekankan bahwa jalan yang rusak menjadi penghambat utama pengembangan potensi desa.
“Botuwombato merupakan salah satu penghasil produk pertanian terbesar di Gorut. Namun, kondisi jalan menjadi kendala utama karena merupakan satu-satunya akses masuk dan keluar desa. Kami mohon ini menjadi perhatian khusus Pimpinan dan Anggota DPRD Gorontalo Utara,” ujar Pijei.
Sebelumnya, diketahui bahwa Desa Botuwombato memiliki berbagai potensi unggulan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan sektor lainnya, seperti kemiri, getah pinus, jagung, serta potensi pariwisata yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Menanggapi aspirasi tersebut, Hendra Nurdin menegaskan komitmennya untuk mendampingi dan memperjuangkan seluruh aspirasi warga Botuwombato, terutama yang terkait dengan pembangunan infrastruktur.
“Insyaallah, semua aspirasi masyarakat Botuwombato akan saya kawal, terutama pembangunan infrastruktur jalan. Kita akan coba melobi pusat untuk mendapatkan perhatian dan dukungan. Terima kasih kepada masyarakat Botuwombato yang telah memahami kondisi keuangan daerah saat ini,” pungkas Hendra.







