ANTERONESIA.ID GORONTALO UTARA – Desa Dulukapa, Kecamatan Sumalata Timur, berhasil mencatatkan prestasi luar biasa dalam penanganan stunting. Pada tahun 2024, berhasil menurunkan angka stunting menjadi 0% dari total penduduk sebanyak 1.052 jiwa, terdiri dari 532 laki-laki dan 520 perempuan, serta 343 Kepala Keluarga (KK). Pencapaian ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2023, di mana masih terdapat 1 kasus stunting dari total penduduk 1.038 jiwa (526 laki-laki dan 512 perempuan).
Keberhasilan ini tidak lepas dari upaya kolaboratif yang dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Dulukapa melalui program Kader Pembangunan Manusia (KPM). Dibawah kendali Kasie Kesra, KPM, Kader Posyandu dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejatraan Keluarga (TPPK) dibawah telah gencar melakukan berbagai intervensi, mulai dari edukasi gizi, pemantauan kesehatan balita, hingga peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak.
“Alhamdulillah, kerja keras kita semua membuahkan hasil. Tahun 2024 kita berhasil mencapai 0% stunting. Ini adalah pencapaian yang patut kita syukuri dan pertahankan,” ujar Irwan Moilo, Kepala Desa Dulukapa.
Menghadapi tahun 2025, Irwan memastikan Pemdes Dulukapa melalui KPM bertekad untuk mempertahankan angka 0% stunting. Langkah-langkah pencegahan dan pemantauan akan terus ditingkatkan, termasuk memperkuat sinergi dengan puskesmas dan posyandu.
“Kami tidak akan berpuas diri. Target kami ke depan adalah memastikan tidak ada lagi kasus stunting di Desa Dulukapa. Kami akan terus bekerja keras dan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.







