ANTERONESIA.ID, GORUT – Aktivis kesehatan Indra Rohandi Parinding, S.Farm., menilai Inspektorat Gorontalo Utara (Gorut) tidak memiliki keberanian untuk melakukan audit terhadap Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki (ZUS).
Menurutnya, pengelolaan anggaran rumah sakit perlu diaudit secara transparan dan hasilnya harus dipublikasikan kepada masyarakat.
“Inspektorat seharusnya menjalankan tugasnya dengan profesional dan berani melakukan audit terhadap BLUD RSUD ZUS. Hasil audit ini penting untuk dipublikasikan agar masyarakat mengetahui transparansi serta akuntabilitas penggunaan anggaran di rumah sakit tersebut,” ujar Indra pada Jum’at (14/2).
Indra, yang saat ini tengah menyelesaikan studi Strata Satu (S1) Hukum di Universitas Terbuka, menegaskan bahwa evaluasi anggaran rumah sakit sebagai pusat layanan kesehatan utama sangatlah penting.
Ia menilai audit diperlukan untuk memastikan bahwa anggaran digunakan secara efektif sesuai kebutuhan utama pelayanan kesehatan masyarakat, bukan untuk kepentingan lain yang tidak mendesak.
“Saya menantang Inspektorat untuk segera melakukan audit dan mempublikasikan hasilnya. Inspektorat sebagai badan audit internal harus bekerja tanpa tebang pilih dan memastikan transparansi dalam pengelolaan keuangan BLUD RSUD ZUS,” tegasnya.
Selain itu, Indra juga menyoroti berbagai permasalahan di RSUD ZUS, seperti lambatnya pengembalian pinjam-meminjam obat, pasokan air yang sering terhambat, kondisi gedung yang bocor saat hujan, serta sistem keuangan dan pembayaran jasa tenaga medis yang belum optimal.
Ia berharap audit tersebut dapat segera dilakukan agar berbagai permasalahan yang selama ini terjadi bisa ditemukan solusinya.
“Audit yang transparan akan membantu memastikan bahwa anggaran digunakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang unggul dan benar-benar bermanfaat bagi warga Gorut,” pungkasnya.







