Anteronesia.id, Gorontalo Utara– Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Drs. Ridwan Monoarfa, turun langsung menemui masyarakat di Dusun Payunga Sentral, Desa Poso, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi warga yang resah akibat meluasnya abrasi Sungai Poso yang kini mulai mengancam pemukiman mereka.
Dalam peninjauannya, Ridwan yang didampingi oleh Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara dari Fraksi NasDem, Hendra Nurdin, serta aparat Desa Poso, mendengarkan keluhan warga tentang kondisi sungai yang kian mengkhawatirkan. Ia mengidentifikasi bahwa akar permasalahan dari abrasi ini adalah pendangkalan parah di Sungai Poso yang menyebabkan aliran air meluap dan menggerus tepian sungai.
Menanggapi hal tersebut, Ridwan menyatakan akan segera mengoordinasikan persoalan ini dengan instansi teknis terkait. Ia juga berencana melibatkan jaringan legislatif di tingkat pusat untuk memastikan adanya solusi permanen.
“Karena ini menyangkut sungai yang wewenangnya ada di Balai, nanti kita akan kordinasikan dengan mereka. Saya coba juga komunikasi lewat Pak Rachmat Gobel, mengingat penanganan abrasi ini membutuhkan anggaran yang tidak sedikit,” ujar Ridwan saat diwawancarai di lokasi kejadian.
Selain membahas masalah lingkungan, legislator asal Partai NasDem itu juga menyempatkan diri untuk mengunjungi warga yang terdampak secara ekonomi. Ia berdialog dengan para pelaku usaha mikro yang usahanya terhenti akibat pandemi Covid-19 dan efisiensi pasca-pandemi.
Ridwan menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat. Menurutnya, pemulihan usaha rakyat merupakan salah satu kunci untuk mengurangi beban pemerintah dalam upaya pemerataan kesejahteraan.
“Kalau masyarakat punya kegiatan usaha, tentunya beban kita untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat akan berkurang. Sudah menjadi kewajiban kita untuk mendorong usaha ini bangkit kembali. Insyaallah, melalui dana aspirasi, pada tahun 2027 nanti akan kita usahakan ada bantuan untuk pengembangan usaha mereka,” tutup Ridwan.









