ANTERONESIA.ID|GORONTALO UTARA— Anggota DPRD Gorontalo Utara dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan Monano-Anggrek, Windra Lagarusu, turun lapangan bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU), Bappeda, dan Pemerintah Desa Ilangata untuk menyahuti aspirasi warga terkait perbaikan jalan dan saluran air, Selasa (29/9/6).
Dalam kunjungan tersebut, Windra mendorong agar kebutuhan perbaikan infrastruktur di Desa Ilangata dapat masuk dalam penganggaran pemerintah daerah pada 2027. Menurutnya, akses jalan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, terutama lalu lintas perdagangan serta distribusi hasil pertanian.
“Jalan ini sangat penting bagi kelangsungan kegiatan perekonomian warga, lalu lintas kegiatan perdagangan dan distribusi hasil pertanian,” ujar Windra.
Ia juga menilai ketersediaan infrastruktur jalan menjadi salah satu sarana pendukung bagi Anggrek sebagai kawasan industri.
Tak hanya mendorong perbaikan jalan dan saluran air, Windra mengusulkan agar Pemerintah Daerah Gorontalo Utara mulai menyusun perencanaan pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan tiga desa, yakni Desa Ilangata, Desa Ibarat, dan Desa Datahu. Gagasan tersebut ia sebut sebagai JALIN IDI, singkatan dari Jalan Lingkar Ilangata-Datahu-Ibarat.
Windra mengatakan, tiga desa tersebut berada di kawasan strategis Kecamatan Anggrek dan memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas serta penggerak perekonomian masyarakat.
“Kalau disingkat JALIN IDI, yaitu Jalan Lingkar Ilangata-Datahu-Ibarat. Tiga desa ini berada di jantung Kecamatan Anggrek dan menjadi pusat serta penggerak utama perekonomian di Kecamatan Anggrek,” katanya.
Menurut Windra, pembangunan JALIN IDI tidak semata-mata ditujukan untuk menjawab kebutuhan infrastruktur saat ini, tetapi juga menjadi bagian dari target pembangunan jangka menengah. Ia berharap pemerintah daerah dapat mulai menyiapkan perencanaan secara bertahap, sehingga kebutuhan konektivitas antarwilayah di kawasan tersebut dapat terakomodasi dalam agenda pembangunan daerah.
“Ini target pembangunan jangka menengah,” pungkasnya.













