AnteroNesia.id, Gorontalo Utara – Guna memperkuat koordinasi dan efektivitas kerja, Sekretariat DPRD Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) menggelar rapat evaluasi internal yang diikuti oleh seluruh pegawai. Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris DPRD Gorut, Fahrudin Lasulika, Rabu (8/10).
Fahrudin menekankan bahwa rapat ini merupakan langkah strategis untuk meninjau kembali kinerja sekaligus membangun sinergi yang lebih solid antar seluruh bidang di lingkungan sekretariat.
“Sinergi antarbagian mutlak diperlukan. Tanpa koordinasi yang baik, berpotensi timbul kesalahan dalam pelaksanaan tugas kami,” ujar Fahrudin usai memimpin rapat.
Ia mengakui bahwa selama ini pola kerja di beberapa bidang masih berjalan secara parsial, kurang disertai dengan komunikasi yang intens. Kondisi ini, lanjutnya, berisiko menimbulkan kesenjangan informasi dan menghambat kelancaran komunikasi dengan pimpinan DPRD.
“Kerja yang berjalan sendiri-sendiri harus kita hilangkan. Esensi tugas kita adalah saling mendukung melalui koordinasi dan konsultasi. Jika tidak, bisa saja hasil kerja yang dihasilkan tidak sesuai ekspektasi,” jelasnya.
Fahrudin juga mengingatkan peran vital Sekretariat DPRD sebagai tulang punggung yang mendukung dan memfasilitasi kinerja para anggota dewan. Ia menegaskan bahwa setiap kebutuhan anggota DPRD harus dapat direspons dengan cepat dan tepat, karena hal tersebut merupakan bagian dari amanah yang dibebankan oleh masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Fahrudin menyoroti pentingnya penyesuaian diri dengan bertambahnya jumlah sumber daya manusia di kantornya. Hal ini seiring dengan bergabungnya 72 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu.
“Dengan banyaknya pegawai baru, termasuk P3K paruh waktu, proses adaptasi dan pembekalan menjadi kunci agar mereka dapat segera berkontribusi maksimal,” tuturnya.
Fahrudin mengingatkan seluruh jajarannya untuk mempersiapkan diri menyambut periode akhir tahun, khususnya bulan Desember, yang dikenal sebagai masa puncak penyusunan laporan dan pertanggungjawaban anggaran.
“Titik berat pekerjaan biasanya di Desember. Namun, dengan kepemimpinan DPRD dan Bupati yang kini sudah definitif dan penuh semangat, kita harus mampu menjawab tantangan ini dengan kinerja yang optimal,” pungkas Fahrudin.









