Anteronesia.id, Gorontalo Utara– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara dipastikan hadir dalam kegiatan Motabi Kambungu Akbar yang berlangsung pada 15–17 Februari 2026 di Desa Monano, Kecamatan Monano. Kehadiran legislatif tersebut bertujuan menjalankan fungsi pengawasan dan representasi rakyat, khususnya memantau pelaksanaan usulan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Sekretaris DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Drs. Fahrudin Lasulika, M.Sc.Dev, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi lembaga legislatif untuk turun ke lapangan.
“DPRD hadir untuk memastikan usulan Pokir benar-benar terpantau pelaksanaannya, sekaligus mendengar langsung berbagai persoalan masyarakat,” ujarnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, DPRD bersama jajaran pemerintah daerah akan membuka ruang dialog dan konsultasi publik. Sejumlah isu strategis seperti pembangunan, pelayanan dasar, infrastruktur, hingga kebutuhan prioritas desa menjadi fokus pembahasan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi dua arah sehingga kebijakan dan program pembangunan daerah benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Kehadiran DPRD di tengah masyarakat juga menjadi simbol komitmen untuk tidak hanya menjalankan fungsi legislasi dan penganggaran di ruang sidang, tetapi juga memastikan pengawasan berjalan langsung di lapangan. Dengan keterlibatan aktif tersebut, kegiatan Motabi Kambungu Akbar diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas serta mempercepat tindak lanjut berbagai aspirasi masyarakat di Kabupaten Gorontalo Utara.







