Rayakan HARLAH ke-53, KNPI Gorut Gelar Diskusi Publik Soal Program SKS dan G.30PB

ANTERONESIA.ID|GORONTALO UTARA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gorontalo Utara memperingati Hari Lahir (HARLAH) KNPI ke-53 Tahun dengan menggelar diskusi publik dan sosialisasi yang mengangkat program inovasi Pemerintah Daerah, yakni Surga Kasih Sayang (SKS) dan Gerakan Pemuda Menuju Gorontalo Utara Produsen Buah 2030 (G.30PB).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Bahusami, Kecamatan Gentuma Raya, Kamis (6/8/2026) itu menjadi ajang sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pesisir utara Gorontalo.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah diantaranya; Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Gorontalo Utara, Dr. Grace Parlin D. Mangosa, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Asri Menu, S.Pt.; Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yolanda Giola, SH., M.M.; Sekretaris Kecamatan Gentuma Raya, Selvi Tenda, S.KM.; serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gentuma Raya, terdiri dari Kapolsek dan Danramil 1314-02/Atinggola.

Turut memeriahkan kegiatan tersebut para Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Gentuma Raya, pengurus DPD KNPI Gorontalo Utara, ketua DPK KNPI se-Gorontalo Utara, ketua Organisasi Kepemudaan dan Pelajar Indonesia (OKPI) se-Gorontalo Utara, perwakilan OSIS SMA/SMK/MA se-Kecamatan Gentuma Raya, serta tokoh pemuda dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ketua DPD KNPI Kabupaten Gorontalo Utara, Yowan Sukarna, menyampaikan bahwa peringatan HARLAH KNPI ke-53 tahun ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum bagi pemuda untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

“KNPI Gorontalo Utara mengapresiasi berbagai program yang dijalankan oleh Pemerintah Daerah, khususnya program Surga Kasih Sayang (SKS) serta Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Buah sebagai langkah nyata mewujudkan Gorontalo Utara sebagai produsen buah pada tahun 2030. KNPI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan pemuda di setiap kecamatan,” ujar Yowan saat memberikan sambutan.

Ia menambahkan, kegiatan diskusi dan sosialisasi SKS dan G.30PB ini merupakan rangkaian peringatan HARLAH KNPI ke-53 yang akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh kecamatan se-Kabupaten Gorontalo Utara.

“Kegiatan yang diawali dari Kecamatan Gentuma Raya ini akan dilanjutkan secara bertahap di seluruh kecamatan se-Kabupaten Gorontalo Utara,” jelasnya.

Yowan  juga menegaskan bahwa deklarasi Gerakan Pemuda Menanam yang digagas dalam kegiatan ini bukan sekadar ajang seremonial semata. Menurutnya, KNPI tidak memaksakan masyarakat untuk menanam pohon secara instan, melainkan mempersiapkan kesiapan pengetahuan dan perencanaan menjelang musim tanam.

“Target kami bukan hari ini kita menanam, tapi paling tidak dengan deklarasi dan sosialisasi G.30PB ini, kita semua, masyarakat tahu dulu bagaimana cara menanam buah yang baik dan benar. Ini adalah langkah awal untuk membangun kesadaran kolektif,” pungkasnya.

Peringatan HARLAH KNPI ke-53 tahun ini diharapkan menjadi momentum bagi KNPI Gorontalo Utara untuk memperkuat peran pemuda sebagai pelopor perubahan, mitra pemerintah, dan penggerak pembangunan menuju Gorontalo Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Dengan digelarnya diskusi SKS dan G.30PB di Gentuma Raya sebagai titik awal, KNPI Gorut optimistis bahwa gerakan ini akan menyebar ke seluruh kecamatan dan mendorong terciptanya kesadaran kolektif masyarakat untuk mendukung program inovasi Pemerintah Daerah menjadikan Gorontalo Utara sebagai Produsen Buah di tahun 2030.

Bagikan:   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *