ANTERONESIA.ID|GORONTALO UTARA— Suasana penuh semangat kebangsaan mewarnai acara pencanangan peringatan tiga hari besar sekaligus yang digelar di Kecamatan Gentuma Raya, Kabupaten Gorontalo Utara, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang dirangkai dalam satu momentum ini mencakup peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, HUT Pramuka ke-65, serta HUT Kecamatan Gentuma Raya yang ke-17 tahun.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gorontalo Utara, Yowan Sukarna, turut hadir bersama jajaran pemerintah kecamatan, Pemerintah Desa se-Gentuma Raya, Para Guru, tokoh masyarakat, serta ratusan warga dan generasi muda dari seluruh desa di wilayah Gentuma Raya.
Dalam kesempatan tersebut, Yowan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menanamkan dan memperkuat nilai-nilai nasionalisme di tengah dinamika zaman saat ini.
“Momentum peringatan HUT RI ke-81 dan HUT Pramuka ke-65 ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa perjuangan para pahlawan harus terus dijaga. Nasionalisme bukan hanya sekadar bendera dan lagu kebangsaan, tetapi bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan karya nyata, persatuan, dan cinta tanah air,” tegas Yowan kepada awak media.
Ia juga menyoroti peran penting gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter pemuda yang disiplin, mandiri, dan berjiwa kepemimpinan. Menurutnya, sinergi antara pemuda, pemerintah, dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam membangun daerah yang maju dan berdaya saing.
Memasuki usia ke-17 tahun Kecamatan Gentuma Raya, Yowan memberikan perhatian khusus terhadap masa depan wilayah pesisir timur Gorontalo Utara tersebut. Ia mendorong seluruh elemen masyarakat, khususnya aparatur pemerintahan kecamatan dan desa, untuk menjadikan Gentuma Raya sebagai kecamatan yang Inovatif, Kreatif, dan Mandiri.
“Usia 17 tahun bagi sebuah kecamatan adalah usia remaja yang penuh semangat dan potensi. Saya mengajak kita semua untuk tidak berpuas diri. Gentuma Raya harus terus bergerak maju dengan inovasi di berbagai sektor, baik pertanian, kelautan, pariwisata, maupun ekonomi kreatif berbasis potensi lokal,” ujar Yowan.
Lebih lanjut, Ketua KNPI Gorut itu juga mengajak masyarakat untuk menghidupkan semangat gotong royong sebagai nilai budaya leluhur yang terbukti mampu mempercepat pembangunan. Ia menekankan bahwa kemajuan sebuah kecamatan tidak mungkin terwujud tanpa kolaborasi antara pemerintah, pemuda, dan seluruh warga.
“Mari kita bangun Gentuma Raya bersama-sama. Gotong royong adalah kunci. Dengan bersatu, kita bisa mewujudkan kecamatan yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera ke depannya,” pungkasnya.







