ANTERONESIA.ID | GORONTALO UTARA— Persoalan pilot project program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara, G2-10 Plus, di Mini Ranch Tomilito hingga saat ini belum juga menemukan titik terang. Puluhan ekor ternak ayam dan kambing diklaim mati akibat serangan wabah.
Berdasarkan pengakuan pengurus BUMDesma Motabi Tilango Tomilito sebagai pengelola Mini Ranch, puluhan ternak tersebut dikabarkan mati akibat diserang wabah penyakit. Dari jumlah awal 50 ekor ayam, sebanyak 45 ekor mati secara serentak. Sementara itu, dari 38 ekor kambing, 23 ekor di antaranya mati massal karena wabah, sehingga tersisa 15 ekor di kandang Mini Ranch.
Pemerintah Kecamatan Tomilito baru-baru ini memfasilitasi pelaksanaan Musyawarah Antar Desa (MAD) BUMDesma Tomilito terkait Laporan Pertanggungjawaban (LPJ). Namun, laporan yang disampaikan oleh pengurus BUMDesma dinilai belum layak disebut sebagai LPJ karena masih terdapat sejumlah kekurangan.
Akibatnya, hingga saat ini klaim dari pengurus, pengawas, camat, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait tentang mati massalnya ternak G2-10 Plus belum dapat dibuktikan secara terbuka kepada publik. Terutama pada investor dan pesaham.
Yang lebih mencengangkan, awak media kembali melakukan penelusuran ke markas G2-10 Plus di Mini Ranch Tomilito. Berdasarkan hasil temuan di lapangan, kambing yang sebelumnya dikabarkan tersisa 15 ekor, kini hanya tinggal 10 ekor.
Pertanyaan besar pun muncul: ke mana perginya 5 ekor kambing tersebut?
Kasus sebelumnya belum juga terungkap, kini ternak program G2-10 Plus kembali diduga hilang secara misterius tanpa kejelasan.
Saat awak media mencoba mengonfirmasi hal ini, Direktur BUMDesma Motabi Tilango Tomilito, Amir Ismail, memilih bungkam. Ia tidak memberikan tanggapan apapun terkait hilangnya 5 ekor kambing yang seharusnya masih berada di kandang Mini Ranch.
Publik kini semakin mempertanyakan akuntabilitas pengelolaan program G2-10 Plus di Tomilito. Mulai dari kematian massal yang belum bisa dibuktikan, LPJ yang tak kunjung rampung, hingga kini ternak kembali hilang.
Hingga berita ini ditayangkan, masih berupaya mendapatkan pernyataan Pengurus BUMDesma Motabi Tilango Tomilito sebagai pengelola Mini Ranch tempat Markas program G2-10 Plus.












