ANTERONESIA.ID – Dua warga Desa Milango, Dusun Milango Atas, menjadi korban keracunan setelah mengonsumsi ikan buntal pada Minggu (26/1).
Korban pertama adalah Haidin Arsad alias Haidin, yang meninggal dunia, sementara korban kedua, Ronal Muda alias Onal, kini masih mendapatkan perawatan intensif di RS Zus.
Menurut keterangan warga setempat, Riskal Gou, peristiwa ini bermula ketika Haidin dan Ronal selesai membersihkan rumah ibu Haidin, Rusni Nasaru.
Karena merasa kedinginan, mereka memutuskan untuk sarapan dengan nasi dan lauk ikan buntal hasil tangkapan sendiri.
Setelah makan, keduanya melanjutkan aktivitas membersihkan rumah. Namun, sekitar pukul 09.00 pagi, Haidin mulai merasakan gejala seperti pusing, kesemutan, dan kejang-kejang.
Kondisinya yang memburuk memaksa keluarga untuk segera membawanya ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Ronal, yang sempat membantu membawa Haidin ke rumah sakit, mulai mengalami gejala serupa sekitar pukul 12.00 siang.
Ia segera dilarikan ke RS Zus oleh keluarga dan kerabatnya, dan hingga kini masih mendapatkan perawatan medis.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat terkait bahaya mengonsumsi ikan buntal yang diketahui mengandung racun berbahaya jika tidak diolah dengan benar.
Pemerintah desa diharapkan untuk meningkatkan edukasi tentang keamanan pangan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.







