Mahasiswa UGM Gelar Edukasi Interaktif untuk Siswa SDN 6 Sumalata Timur

ANTERONESIA.ID|GORONTALO UTARA— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan serangkaian kegiatan edukatif bagi siswa SDN 6 Sumalata Timur di Desa Deme Dua, Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara, pada Selasa (14/7). Beragam program yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 WITA itu bertujuan memperkaya pengetahuan siswa melalui metode pembelajaran interaktif, mencakup literasi keuangan, kesehatan, hingga pendidikan karakter.

Kegiatan dirancang dengan pendekatan menyenangkan dan partisipatif, disesuaikan dengan jenjang kelas masing-masing. Mahasiswa KKN-PPM UGM berupaya menciptakan suasana belajar yang tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa, tetapi juga mendorong mereka untuk aktif berdiskusi, bertanya, dan mengeksplorasi.

Untuk siswa kelas III, mahasiswa menghadirkan program Lentera Literasi: Kenali Rupiah. Program ini memperkenalkan konsep dasar mata uang rupiah, cara mengenali pecahan uang, serta penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Siswa diajak berlatih menghitung uang melalui permainan edukatif berupa simulasi jual beli sederhana.

“Melalui permainan interaktif, kami ingin anak-anak memahami bahwa uang bukan hanya alat untuk membeli sesuatu, tetapi juga perlu digunakan dengan bijak. Kami berharap mereka semakin percaya diri dalam berhitung dan mengenali nilai setiap pecahan rupiah,” ujar Aca, fasilitator kegiatan.

Di waktu yang sama, siswa kelas V mengikuti program Cakrawala Muda: Rupa Budaya yang mengenalkan pertanian melalui aktivitas kreatif pembuatan mozaik menggunakan biji-bijian jagung. Selama proses berkarya, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyusun pola mozaik dan menuangkan kreativitas masing-masing. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan karya seni yang unik, tetapi juga melatih keterampilan motorik halus, ketelitian, kesabaran, serta kemampuan berekspresi.

Sementara itu, siswa kelas VI mengikuti dua program edukasi, yaitu Tubuhku Privasiku dan Cakrawala Muda: Sobat Obat. Program Tubuhku Privasiku memberikan pemahaman mengenai bagian tubuh pribadi, konsep sentuhan yang baik dan tidak baik, serta pentingnya berani berkata “tidak” dan melapor kepada orang dewasa terpercaya apabila mengalami situasi yang membuat tidak nyaman. Materi disampaikan menggunakan media pembelajaran interaktif yang disesuaikan dengan usia peserta.

Menurut Sylvia, mahasiswa KKN-PPM UGM, pendidikan mengenai perlindungan diri perlu dikenalkan sejak dini agar anak memiliki pemahaman yang benar mengenai batasan tubuh.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa mereka berhak menjaga diri mereka sendiri. Melalui edukasi ini, kami berharap mereka memiliki keberanian untuk menolak perlakuan yang tidak pantas dan segera bercerita kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya apabila menghadapi situasi yang membahayakan,” jelasnya.

Setelah itu, siswa kelas VI mengikuti program Sobat Obat, yaitu edukasi mengenai penggunaan obat yang aman dan bertanggung jawab. Mahasiswa memperkenalkan berbagai bentuk obat, cara membaca label sederhana, perbedaan obat dengan permen, serta pentingnya mengonsumsi obat sesuai anjuran orang tua maupun tenaga kesehatan. Anak-anak juga diajak berdiskusi mengenai bahaya mengonsumsi obat sembarangan dan pentingnya bertanya kepada orang dewasa apabila menemukan obat yang tidak dikenali. Permainan dan kuis interaktif disisipkan agar suasana belajar menjadi lebih menyenangkan.

Program edukasi lainnya, Lentera Literasi: Sahabat Desa, dilaksanakan untuk siswa kelas IV dengan mengangkat tema pencegahan bullying. Mahasiswa mengajak siswa mengenali berbagai bentuk perundungan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari. Anak-anak juga diajak berdiskusi mengenai dampak bullying, pentingnya menghargai teman, serta cara mengelola emosi dan menyelesaikan konflik tanpa kekerasan. Melalui simulasi dan diskusi kelompok, siswa belajar untuk saling menghormati, berempati, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman bagi semua.

Rangkaian kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa KKN-PPM UGM dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Gorontalo Utara khususnya di Desa Deme Dua Kecamatan Sumalata Timur, melalui pendekatan pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Mahasiswa berharap materi yang diberikan tidak hanya dipahami selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui berbagai program tersebut, mahasiswa KKN-PPM UGM berharap dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus menanamkan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai positif kepada siswa sejak dini. Kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut sehingga kegiatan pemberdayaan di bidang pendidikan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi muda di Desa Deme Dua.

Bagikan:   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *