ANTERONESIA.ID|GORONTALO UTARA– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) mendampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, dalam kegiatan penanaman 500 pohon durian musang king di wilayah transmigrasi Desa Motihelumo, Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara, Sabtu, 4/7/2026.
Tidak sekadar mendampingi, para mahasiswa turut ambil bagian aktif dengan ikut menanam pohon durian secara langsung di lahan perkebunan masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendorong program penghijauan serta ketahanan pangan di Gorontalo Utara.
Salah satu mahasiswa KKN-PPM UGM, Yosita Rahmadhani, Fakultas Pertanian memberikan apresiasi terhadap langkah legislator Partai NasDem tersebut. Menurutnya, penanaman durian memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar nilai ekonomi.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Pak Ridwan Monoarfa. Durian bukan hanya tentang nilai ekonomi semata, tetapi juga memiliki nilai lingkungan yang sangat besar. Tanaman ini mampu menjadi penopang ekosistem dan mencegah kerusakan lingkungan,” ujar mahasiswa pertanian tersebut saat ditemui di lokasi penanaman.
Ia menjelaskan bahwa sistem perakaran durian yang kokoh mampu menahan tanah dari ancaman erosi dan longsor, terutama di kawasan perbukitan yang rawan bencana.
“Ini sejalan dengan apa yang kami pelajari. Tanaman tahunan seperti durian memiliki kontribusi ganda: secara ekonomi menghasilkan buah bernilai tinggi, secara ekologis menjaga kelestarian lingkungan,” tambahnya.
Keterlibatan mahasiswa KKN-PPM UGM dalam kegiatan ini sejalan dengan tema besar program KKN-PPM 2026 yang mengusung pemberdayaan masyarakat.
Mahasiswa pertanian tersebut juga berharap program penanaman durian ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengintegrasikan aspek ekonomi dan lingkungan dalam pembangunan pertanian.
“Kami berharap ke depan ada pendampingan berkelanjutan bagi masyarakat dalam merawat tanaman ini. Tidak hanya sampai penanaman, tetapi bagaimana mengelola hingga panen dan pemasaran,” pungkasnya.
Diketahui, Penanaman secara simbolis terhadap penanaman durian musang king menjadi penanaman perdana buah dengan kwalitas unggulan Sumalata Timur.











