ANTERONESIA.ID GORONTAALO – Gusnar Ismail dan Idah Syahidah Rusli Habibie resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo untuk masa jabatan 2025-2030. Pelantikan dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 20 Februari 2025. Acara ini digelar serentak bersama puluhan pasangan kepala daerah provinsi se-Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya komitmen para kepala daerah terpilih untuk segera bekerja mewujudkan program dan visi misi yang diusung selama kampanye. Meski berasal dari partai politik yang berbeda, Presiden mengapresiasi perjuangan para kepala daerah dalam meraih kepercayaan rakyat.
“Anda telah melalui proses kampanye yang tidak mudah, turun ke masyarakat, dan berhasil memenangkan kepercayaan mereka. Kini, tugas Anda adalah mengabdi untuk rakyat,” ujar Prabowo.
Presiden juga mengingatkan bahwa para kepala daerah adalah pelayan rakyat yang harus membela kepentingan masyarakat dan berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.
“Saudara adalah abdi rakyat. Tugas utama Anda adalah membela kepentingan rakyat dan berjuang untuk perbaikan hidup mereka. Itu adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Pelantikan ini menandai kali kedua bagi Gusnar Ismail sebagai Gubernur Gorontalo. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Gubernur Gorontalo pada akhir 2009 hingga Februari 2012, menggantikan Fadel Muhammad yang saat itu diangkat menjadi menteri di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam pernyataannya, Gusnar menyampaikan visi-misinya untuk memajukan Gorontalo.
“Visi saya adalah ‘Maju dan Sejahtera’. Kedua hal ini saling berkaitan. Kita tidak bisa maju tanpa kesejahteraan, dan kesejahteraan tidak akan tercapai tanpa kemajuan. Untuk mewujudkannya, saya telah menyiapkan lima program unggulan yang akan menjadi prioritas pembangunan,” jelas Gusnar.
Sementara itu, Idah Syahidah Rusli Habibie, istri dari mantan Gubernur Gorontalo dua periode, Rusli Habibie, mencatat sejarah sebagai Wakil Gubernur perempuan pertama di Gorontalo. Idah, yang sebelumnya berkarier di birokrasi dan sempat menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024, menyampaikan komitmennya untuk membangun Gorontalo secara inklusif dan harmonis.
“Mari kita bersama-sama membangun Gorontalo yang lebih maju dan lebih baik. Tidak ada lagi ruang untuk iri, dengki, atau dendam politik. Kita semua adalah rakyat Gorontalo yang memiliki tanggung jawab besar untuk memajukan provinsi ini. Saya mengajak semua pihak untuk saling memberi masukan dan bekerja sama,” ujar Idah.







