ANTERONESIA.ID | GORONTALO UTARA– Pelaksanaan Musyawarah Antar Desa (MAD) BUMDesma Tomilito untuk penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) masih ditunda (di-pending). Camat Tomilito sekaligus Dewan Pembina BUMDesma Tomilito, Rafiq Rahmola, mengakui bahwa dokumen LPJ sebenarnya sudah ada, namun masih terdapat kekurangan sehingga perlu disesuaikan dengan tata kelola laporan keuangan terbaru tentang BUMDes. MAD yang digelar kemarin pun baru sebatas evaluasi, bukan pemaparan LPJ resmi.
Pelaksanaan Musyawarah Antar Desa (MAD) BUMDesma Tomilito yang rencananya untuk memaparkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengelolaan program G2-10 Plus dan modal desa, ternyata masih belum berjalan sesuai harapan. Camat Tomilito, Rafiq Rahmola yang juga bertindak sebagai Dewan Pembina BUMDesma Tomilito, menjelaskan bahwa LPJ masih di-pending karena masih ada koreksi penyesuaian dengan peraturan terbaru.
“MAD tetap jadi dilaksanakan, namun sejatinya untuk pemaparan Laporan Pertanggungjawaban. Dokumen sudah ada, namun dokumen tersebut masih ada kekurangan, sehingga masih perlu penyesuaian dengan tata kelola laporan keuangan terbaru tentang BUMDes. Sehingga MAD kemarin baru bentuk evaluasi,” kata Rafiq saat diwawancarai, Kamis (14/5/2026).
Rafiq mengakui bahwa Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Gorontalo Utara yang turut memantau jalannya forum menyebut kegiatan kemarin sebagai Pra-MAD, bukan MAD resmi.
“Sehingga MAD kemarin menurut Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Gorontalo Utara adalah Pra-MAD. Jadi untuk Laporan Pertanggungjawaban akan dijadwalkan kembali MAD-nya,” jelasnya.
Sebagai Dewan Pembina, Rafiq berharap agar waktu yang tersisa sebelum MAD resmi dilaksanakan dapat dimanfaatkan oleh Dewan Pengawas dan Pengurus BUMDesma untuk melengkapi dokumen LPJ berdasarkan hasil masukan saat MAD evaluasi kemarin.
“Kesempatan yang ada diharapkan dewan pengawas dan pengurus untuk melengkapi dokumen LPJ, sehingga saat MAD nanti LPJ sudah siap dipaparkan,” tambahnya.
Rafiq menegaskan bahwa karena Mini Ranch Tomilito dikelola oleh BUMDesma Tomilito sebagai pilot project program unggulan Bupati Gorontalo Utara G2-10 Plus, maka seluruh administrasi harus lengkap dan baik.
“Karena Tomilito menjadi pilot project G2-10 Plus, dan itu dikelola oleh BUMDesma Tomilito, maka seluruh administrasinya harus lengkap,” pungkasnya.
Publik pun kini menunggu jadwal pasti MAD lanjutan untuk pemaparan LPJ yang lengkap dan transparan, sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan program G2-10 Plus serta modal desa Rp.50 juta dari 10 desa se-Kecamatan Tomilito.










