ANTERONESIA.ID|GORONTALO UTARA– Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gorontalo Utara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Gorontalo Utara dalam rangka Sinergitas Program Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Penandatanganan berlangsung pada Senin (20/10) dan disaksikan langsung oleh pengurus DPD KNPI Gorontalo Utara, Karang Taruna, serta pemuda se-Kecamatan Kwandang.
MoU ditandatangani oleh Kepala BNN Kabupaten Gorontalo Utara, Ismiyati Rustam Tuna, SKM., M.Kes, dan Ketua KNPI Gorontalo Utara, Yowan Sukarna, S.IP. Dalam sambutannya, Ismiyati menegaskan bahwa peran pemuda sangat krusial dalam upaya P4GN di wilayah tersebut.
“Peran pemuda dalam P4GN ini sangat penting. Kami berharap melalui KNPI kita bersama-sama mengkampanyekan bahaya narkotika. Mari kita selamatkan masyarakat dan daerah,” ujar Ismiyati.
Ia juga menyoroti posisi strategis Gorontalo Utara yang berbatasan langsung dengan dua provinsi, yakni Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah, sehingga menjadikan wilayah ini rawan masuknya narkotika. Menurutnya, dari sejumlah kasus tangkapan, baik oleh Polri maupun BNN, pelaku diketahui bukan berasal dari masyarakat Gorontalo Utara.
“Gorontalo Utara berbatasan dengan dua provinsi tetangga. Dari beberapa kasus yang hasil tangkapan baik Polri maupun BNN sendiri, pelakunya bukan masyarakat Gorontalo Utara. Ini juga pekerjaan rumah bagi kita semua. Makanya kita memulai kerja sama antara BNN dan semua unsur daerah agar kita aman dari narkotika,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KNPI Gorontalo Utara, Yowan Sukarna, mengapresiasi langkah kolaborasi tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Kepala BNN yang telah menggandeng KNPI dalam program P4GN.
“Secara pribadi dan atas nama KNPI kami berterima kasih kepada Ibu Kaban yang telah menggandeng KNPI dalam P4GN,” ujar Yowan.
Yowan menegaskan komitmen KNPI untuk bersama-sama dengan BNN menyelamatkan masyarakat dan daerah dari narkotika. Ia menyinggung pula fenomena Gorontalo Utara yang belakangan menjadi salah satu pintu masuk penyelundupan barang ilegal, seperti sianida, sehingga peran pemuda dinilai semakin penting.
“Kita tahu bersama, baru-baru ini Gorontalo Utara menjadi salah satu daerah yang menjadi pintu masuk penyelundupan barang ilegal. Saya beri contoh, sianida. Maka peran pemuda sangat penting. Mari kita selamatkan masyarakat dan daerah dari barang terlarang,” pungkasnya.
Penandatanganan MoU tersebut dirangkaikan dengan kegiatan “Workshop Penggiat P4GN Lingkungan Masyarakat” dalam rangka Sinergitas Program P4GN Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh BNN Kabupaten Gorontalo Utara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Pengurus DPD KNPI Gorontalo Utara, Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Gerakan Pramuka Gorontalo Utara, Adelson Saputra Latif, Karang Taruna Kecamatan Kwandang.







