AnteroNesia.id, Gorut – Pemuda kharismatik Gorontalo Utara, Roy Ahmad, mengkritik fenomena politik saat ini yang menurutnya dipenuhi oleh “getaran tanpa kebenaran.”
Ia menyebutkan bahwa masyarakat kini sudah semakin cerdas dalam memilah dan memilih, serta memahami perbedaan antara kepentingan primordial dan ego primordial yang hanya mengejar kekuasaan semata.
Bagi rakyat, janji yang diingkari serta logika yang hanya mencari pembenaran tidak lagi memiliki arti.
Roy Ahmad menilai bahwa konstelasi politik saat ini adalah sebuah pertarungan antara opini, fakta, dan gagasan.
Ia menekankan bahwa penghargaan yang berakhir tanpa kepercayaan rakyat merupakan akibat dari kinerja yang tidak optimal dan reputasi yang hancur di tengah penderitaan rakyat.
Menurutnya, kebebasan dalam berdemokrasi bukanlah soal memamerkan “norma kecelakaan berpikir” yang tidak memiliki komitmen rasional terhadap janji kepada rakyat.
“Rakyat sekarang sudah cerdas dan tahu siapa yang hanya tampil seakan menjadi pahlawan kesiangan,” kata Roy Ahmad, Sabtu (12/10/2024).
“Hey kemana aja sebelumnya? Mari Jo Torang Kase Bae Gorut (Mari kita bersama-sama membangun Gorut). Kepercayaan rakyat adalah modal utama untuk membangun daerah yang lebih besar, lebih hebat, dan Romantis demi kejayaan kita semua.” tambahnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya berbenah tanpa terjebak pada isu atau ego primordial.
Menurutnya, pengabdian kepada rakyat harus didasarkan pada fakta dan realisasi janji, bukan sekadar pengampunan atau penyesalan di akhir perjalanan.
“Janji manis tanpa bukti hanya akan berujung pada hilangnya kepercayaan rakyat,” tutup Roy Ahmad. (***)







