ANTERONESIA.ID, GORONTALO UTARA – Guna membekali generasi muda menghadapi tantangan zaman, DPD II KNPI berkolaborasi dengan BPC HIPMI Kabupaten Gorontalo Utara menyelenggarakan Kursus Kepemimpinan Pemuda Tingkat I. Kegiatan yang didukung oleh mahasiswa Kuliah Kerja Praktek (KKP) Universitas Gorontalo (UNIGO) Desa Monano dan Monowu, kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Monano, Kecamatan Monano, dan dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gorontalo Utara. (28/8).
Acara tersebut menghadirkan pemateri yang kompeten yakni, Komandan Kodim (Dandim) 1314 Gorut, Kepala Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara, dan Ketua BPD HIPMI Provinsi Gorontalo. Keberadaan narasumber ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang luas tentang kepemimpinan, hukum, dan kewirausahaan kepada anak muda.
Kursus kepemimpinan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perwakilan organisasi, di antaranya Ketua DPD II KNPI Gorut, Yowan Sukarna beserta pengurus, Ketua BPC HIPMI Gorut, Susirohowuna dan pengurus, Anggota DPRD Gorontalo Utara, Mikdat Yeser, Camat Monano, Perwakilan perusahaan HTI, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Monano, mahasiswa KKP UNIGO, serta perwakilan pemuda dari berbagai desa di Kecamatan Monano.
Dalam sambutannya, Ketua DPD II KNPI Gorut, Yowan Sukarna, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran dan dukungan Pemerintah Daerah melalui kehadiran Sekda.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Sekda yang telah hadir. Ini wujud nyata pemerintah daerah mendukung kegiatan kepemudaan,” ujarnya.
Yowan menekankan bahwa penyelenggaraan kursus ini sangat urgent dan strategis melihat perkembangan era yang semakin modern. Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya konkret untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif yang marak terjadi, seperti perjudian online dan penyalahgunaan narkoba.
“Pentingnya kegiatan kursus kepemimpinan pemuda saat ini dengan era semakin modern, maraknya judi online, narkoba yang sedang mempengaruhi generasi muda saat ini,” jelas Yowan Sukarna.
Melalui kegiatan ini, para pemuda diharapkan tidak hanya memperoleh ilmu kepemimpinan tetapi juga meningkatkan kesadaran akan bahaya laten yang dapat merusak masa depan, sekaligus membangun jaringan untuk berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.
“Semoga dengan kegiatan ini dapat membentuk jiwa kepemimpinan anak muda, insyaallah kegiatan kursus kepemimpinan ini akan terus kita lakukan setiap tahun dan saya mengajak kita semua untuk terus mendung program Pemerintah Daerah Bupati Thariq Modanggu dan Wakil Bupati Nurjanah Hasan Yusuf, terutama Program 100 hari kerja yang telah digagas.” Pungkasnya







