GORONTALO UTARA– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gorontalo Utara kembali melontarkan kritik pedas. Kali ini, Ketua KNPI Gorut, Yowan Sukarna, secara terang-terangan meminta pimpinan perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang beroperasi di Bumi Gerbang Emas untuk mundur dari jabatan.
Permintaan tersebut disampaikan menyusul sikap perusahaan yang dinilai acuh tak acuh terhadap berbagai aspirasi dan keluhan yang telah dilayangkan oleh berbagai stakeholder. Sebelumnya, KNPI Gorut juga menyoroti praktik kelebihan muatan (overload) truk kayu HTI yang merusak jalan dan membahayakan keselamatan publik.
Yowan menegaskan bahwa kekesalan pemuda bukan hanya tertuju pada satu pihak. Ia bahkan menyebutkan bahwa Menteri Pariwisata yang dianggap salah bicara pun sudah diminta publik untuk lepas atau mundur dari jabatan.
“Apalagi pimpinan perusahaan HTI yang terkesan cuek dengan aspirasi publik Gorontalo Utara. Sikap seperti ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Yowan.
Pernyataan Ketua KNPI Gorut ini sekaligus menguatkan tagar yang mulai digaungkan, yakni #GantiPimpinanHTI. Tagar tersebut menjadi simbol perlawanan pemuda terhadap pengelolaan perusahaan yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan masyarakat lokal.
Mantan Presiden BEM Universitas Gorontalo itu menilai, sudah seharusnya pimpinan perusahaan HTI menunjukkan etika dan tanggung jawab yang baik, bukan justru mengabaikan suara pemuda yang selama ini berusaha menyampaikan aspirasi demi kebaikan bersama.
“Sampai saat ini, mobil angkut kayu HTI mash dengan model overload namun pola yang dirubah biasanya terbuka sekarang ditutup menggunakan terpal. Jika pihak ketiga tidak mampu mengatasi overload, HTI wajib memutuskan kontrak.” Pungkasnya













