ANTERONESIA.ID | GORONTALO UTARA – Festival Dionumo yang digelar bersamaan dengan peringatan satu tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu dan Nurjanah Hasan Yusuf, mendapat respons positif dari anggota DPRD Fraksi NasDem, Hendra Nurdin.
Menurut Hendra, penyelenggaraan festival di kawasan wisata Pulau Dionumo ini bukan sekadar ajang hiburan rakyat, melainkan juga langkah strategis dalam mempromosikan potensi wisata daerah ke tingkat nasional maupun internasional.
Ia menilai kegiatan tersebut berdampak luas terhadap pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga pemberdayaan pelaku usaha mikro dan masyarakat lokal. Terbukti, ribuan wisatawan yang memadati lokasi festival turut menggerakkan roda perekonomian warga sekitar.
“Festival semacam ini memiliki peran ganda, yakni mengenalkan kekayaan wisata daerah sekaligus membuka lapangan usaha bagi masyarakat. Ini adalah contoh nyata kolaborasi antara pembangunan dan pemberdayaan,” ungkap Hendra. (19/6)
Tak hanya itu, ia juga menyoroti ragam acara yang dihadirkan, seperti pentas seni budaya, kegiatan sosial, dan promosi destinasi unggulan. Menurutnya, pengemasan budaya lokal dalam bentuk festival menjadi daya tarik tersendiri yang mampu memikat hati pengunjung.
Lebih jauh, Hendra menilai kepemimpinan Bercahaya yang genap satu tahun ini telah melahirkan berbagai program pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Festival Dionumo, ujarnya, menjadi bukti bahwa pariwisata bisa diandalkan sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Ia pun berharap festival ini dapat terus digelar secara rutin dan menjadi agenda tetap tahunan Kabupaten Gorontalo Utara. Dengan kolaborasi lintas pihak, ia optimistis Dionumo Fest mampu menjelma menjadi even unggulan yang mendatangkan wisatawan nusantara hingga mancanegara.
“Gorontalo Utara memiliki potensi wisata yang luar biasa. Jika dikelola dengan baik, festival ini akan mengangkat nama daerah sekaligus mendatangkan manfaat nyata bagi rakyat,” tutupnya.












