Anteronesia.id, Gorontalo Utara– Kemeriahan acara Motabi Kambungu Akbar yang digelar di Pantai Monano, Kabupaten Gorontalo Utara, menyisakan persoalan lingkungan. Ratusan tumpukan sampah domestik terlihat berserakan di sepanjang bibir pantai, Senin (16/2/2026) sore.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 17.21 WITA menunjukkan berbagai jenis sampah, seperti botol plastik bekas minuman dan bungkus makanan ringan, masih tergeletak tanpa ada tanda-tanda pembersihan. Tempat sampah yang tersedia di sekitar lokasi hanya terlihat sebagai pajangan dan tidak berfungsi optimal.
Kondisi serupa juga terlihat di area lapangan Pantai Monano, di mana tumpukan sampah plastik dan kotak makanan menumpuk. Hal ini menunjukkan lemahnya upaya pengangkutan sampah secara massal pascakegiatan yang diselenggarakan pemerintah daerah.
Meskipun acara ini dinilai sukses dalam memberikan pelayanan publik, aspek kebersihan justru terabaikan. Padahal, Pantai Monano merupakan salah satu destinasi wisata unggulan yang berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika dibiarkan, sampah plastik yang terbawa pasang laut dikhawatirkan akan merusak ekosistem terumbu karang di perairan sekitar Monano.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat diharapkan segera melakukan pembersihan total. Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih berupaya meminta konfirmasi dari Kepala DLH Gorontalo Utara terkait langkah mitigasi lingkungan yang akan diambil.











