Aktivis Soroti Defisit Anggaran Gorut, Sebut Target PAD Terlalu Tinggi

ANTERONESIA.ID, GORONTALO UTARA – Defisit anggaran yang terus membayangi Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) disinyalir kuat berkaitan dengan penetapan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai terlalu tinggi dan tidak realistis. Hal ini diungkapkan oleh aktivis Indra Rohandi Parinding, S.Farm.

Menurut Indra, tingginya target PAD tidak sebanding dengan capaian yang diperoleh. Kondisi ini diduga menjadi salah satu faktor utama penyebab defisit anggaran yang tak kunjung terselesaikan. Ia menegaskan, Pemda Gorut harus lebih serius dalam menggenjot pencapaian PAD agar efektif dan sesuai perencanaan.

“Ini bisa jadi alasan mengapa defisit tidak kunjung usai. Administrasi daerah bukanlah administrasi abal-abal. Dengan target yang sudah ditetapkan, seharusnya telah ada perhitungan matang mengenai pos-pos sumber pendapatan daerah,” ujar Indra.

Alumnus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar itu juga menilai, ketidakmampuan mencapai target seharusnya menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk lebih giat dalam menggali potensi PAD. Menurutnya, pencapaian hanya bisa diperoleh dengan niat yang sungguh-sungguh, bukan sekadar retorika atau perkiraan tanpa dasar.

“Saya berharap Pemda Gorut segera keluar dari jeratan defisit anggaran dengan mengoptimalkan pencapaian PAD. Jika dikelola dengan baik, PAD bukan hanya menopang kesejahteraan pegawai, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang berkualitas,” tandas Indra.

Bagikan:   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *