Gorontalo Utara – Penyetaraan modal Pemerintah Daerah (Pemda) Gorontalo Utara pada Bank SulutGo (BSG) dinilai cukup besar dan fantastis. Aktivis Indra Rohandi Parinding menilai sebagian dana tersebut sebaiknya bisa ditarik sementara untuk pemenuhan kesejahteraan pegawai.
Menurut Indra, besaran modal yang ditanamkan Pemda Gorut pada bank mitra jauh lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa daerah lain. Karena itu, di tengah kondisi efisiensi dan transisi saat ini, ia mengusulkan agar sebagian dana dapat ditarik guna mendukung kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN).
“Jika hal itu bisa dilakukan, tentu dapat membantu daerah dalam meningkatkan kesejahteraan pegawainya. Misalnya, dari total saham sebesar Rp23 miliar, setidaknya Rp10 miliar bisa ditarik untuk dialokasikan bagi kesejahteraan pegawai. Selanjutnya pada tahun 2026, saham tersebut dapat kembali ditambah oleh Pemda,” ujar Indra. Rabu (20/08/2025)
Ia menegaskan, langkah tersebut tidak hanya meringankan beban daerah, tetapi juga menjadi solusi sementara bagi peningkatan kesejahteraan ASN di tengah kondisi keuangan yang terbatas. “Dengan meningkatnya kesejahteraan pegawai, maka ekonomi daerah pun ikut terdorong. Hal ini bisa menjadi solusi bagi Pemda Gorut di masa efisiensi dan transisi, apalagi saham anggaran daerah memang bisa dimanfaatkan untuk antisipasi keuangan,” tandas Indra.












