ANTERONESIA.ID Gorontalo Utara– Sebuah video berdurasi sekitar 27 detik yang diunggah melalui fitur story WhatsApp oleh Anggota DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Mikdad Yeser, memperlihatkan dua unit dump truk yang membawa muatan kayu gelondongan melebihi kapasitas standar, Selasa (8/7).
Dalam video berdurasi sekitar 27 detik tersebut, terlihat dua dump truk berjalan beriringan dan disusul oleh sebuah mobil minibus di belakang.
Muatan kayu gelondongan pada truk tampak hanya diikat menggunakan dua tali pengaman tanpa penutup yang memadai.
Diketahui, kendaraan tersebut melaju dari arah Kecamatan Anggrek menuju Monano.
Kondisi ini jelas menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya, baik pejalan kaki, pengendara roda dua, maupun kendaraan roda empat.
Muatan yang berlebihan dan minimnya pengamanan pada kendaraan tersebut dinilai sangat membahayakan pengguna jalan lain, baik pejalan kaki, pengendara roda dua, maupun roda empat.
Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan lalu lintas di ruas jalan tersebut.
Muatan berlebih dan minimnya pengamanan dapat memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas, apalagi jika kendaraan melintas di jalan yang ramai atau menurun.
“Ini sangat berbahaya. Muatan hanya menggunakan dua tali pengaman dan bak truk tidak ditutup,” imbuh Legislator DPRD Gorut, Mikdad Yeser.
Belum diketahui pasti pemilik Dua mobil dump truk tersebut, hingga kini Redaksi ANTERONESIA.ID masih berupaya mencari informasi tersebut.












