ANTERONESIA.ID GORONTALO UTARA– Thomas Mopili, Ketua Tim Pemenangan Paslon Nomor Urut 2 Thariq Modanggu-Nurjana Hasan Yusuf, membantah keras keterlibatannya dalam insiden hilangnya Yasri Pulu alias Kian (25), warga Dusun Talilo, Desa Ilotunggula, Kecamatan Tolinggula. Bantahan ini disampaikan menanggapi viralnya isu bahwa Kian dibawa ke rumahnya.
Sebelumnya, ayah Kian, Arlin Pulu alias Alini (52), menyatakan bahwa berdasarkan pengakuan Ropik Hinawu alias Ropik Umar (30) kepadanya, Kian dibawa ke rumah Thomas Mopili. Namun, Thomas membantah hal tersebut.
“Hele depe muka saya tidak pernah lihat,”tulis Thomas melalui pesan WhatsApp kepada awak media. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak mengenal Kian. “Tidak kenal,” singkatnya. (03/05/2025)
Kian sebelumnya disebut sebagai saksi dalam kasus dugaan money politik yang melibatkan Tim Pemenangan Paslon Nomor Urut 2. Hilangnya Kian menimbulkan spekulasi bahwa ia sengaja “diamankan” untuk menghilangkan bukti kesaksian.
Hingga hari ketujuh sejak kejadian, Kian belum ditemukan atau kembali ke rumahnya. Keluarga terus berupaya mencari keberadaannya.









