Anteronesia.id, Gorontalo Utara– Di balik tuntutan mulia seorang pendidik untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, para guru di wilayah kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara menghadapi tantangan nyata yang menguji nyawa setiap tahunnya. Bukan sekadar urusan mengajar, perjalanan menuju dan pulang dari sekolah menjadi petualangan yang penuh risiko.
Sebuah video yang beredar memperlihatkan realitas perjuangan tersebut, khususnya dialami oleh guru-guru yang bertugas di Desa Dudepo, Kec.Anggrek dan Desa Ponelo Kec. Ponelo Kepulauan. Rekaman itu menunjukkan para guru yang sedang dalam perjalanan pulang harus mengarungi lautan dengan perahu sederhana, melawan gelombang dan terpaan angin kencang.
Meski taruhannya adalah nyawa, semangat mengabdi mereka tak pernah pupus.
“Setiap tahun kami selalu diperhadapkan dengan situasi seperti ini. Namun situasi ini bukan penghalang bagi kami untuk ke sekolah,” ujar salah seorang guru, Rabu 19/11/2025.
Atas dedikasi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Gorontalo Utara, Dr. Irwan Abudi Usman, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Ia mengakui betapa beratnya perjuangan rekan-rekan pendidik di daerah kepulauan.
“Saya mengapresiasi pejuang guru yang bertugas di daerah kepulauan, ada Dudepo dan Ponelo. Setiap tahun diperhadapkan dengan situasi seperti ini, tentu kami berharap keselamatan yang utama. Dan perjuangan ini tidak mudah,” ujarnya.
Keberanian dan komitmen para guru ini menjadi gambaran nyata pengabdian tanpa pamrih di garis depan pendidikan Indonesia. Mereka terus melawan segala rintangan, membuktikan bahwa gelombang dan badai sekalipun tidak mampu meredam tekad mereka untuk mencerdaskan anak bangsa.







