ANTERONESIA.ID, Gorontalo – Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap II disambut hangat oleh masyarakat Desa Hutadaa, Kecamatan Telaga Jaya. Kegiatan observasi lapangan menjadi langkah awal mahasiswa untuk memetakan potensi desa, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan berbasis hasil perikanan dan UMKM lokal.
Mengusung tema “Peningkatan Ketahanan dan Kemandirian Pangan Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat,” mahasiswa melakukan pendekatan partisipatif dengan berdiskusi langsung bersama warga, perangkat desa, dan pelaku UMKM. Respon positif terlihat dari antusiasme masyarakat yang terbuka menyampaikan kondisi sosial-ekonomi serta harapan untuk pengembangan desa.
“Kami senang dengan kedatangan adik-adik mahasiswa. Semoga kolaborasi ini bisa menghasilkan program yang bermanfaat bagi Hutadaa,” ujar salah satu warga Hutadaa.
Koordinator Desa KKN UNG, Moh. Rifki Lamatenggo, menyatakan bahwa sambutan hangat warga memotivasi Mahasiswa untuk merancang program yang solutif.
“Dukungan masyarakat menjadi modal besar bagi kami untuk bekerja secara partisipatif. Kami berkomitmen agar KKN ini tidak hanya seremonial, tapi memberi dampak berkelanjutan,”jelasnya.
Selama observasi, mahasiswa fokus mengidentifikasi peluang pengolahan hasil perikanan, peningkatan pemasaran produk lokal, dan pendampingan kelompok usaha. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya memberi manfaat bagi desa, tetapi juga menjadi wahana pembelajaran bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu di masyarakat.
“KKN adalah kesempatan kami belajar dari kearifan lokal sekaligus berkontribusi nyata. Semoga kerja keras ini bisa meninggalkan kesan baik bagi Desa Hutadaa,”tutur Ain, salah satu peserta KKN.







