ANTERONESIA.ID Gorontalo Utara– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Ir. Rusli Wahjudewey Nusi, MT., MM., melakukan pemantauan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 7 Gorontalo Utara pada Kamis (10/7/2025). Kunjungan ini bertujuan memastikan proses adaptasi peserta didik baru berjalan lancar sekaligus memberikan motivasi.
Dalam sambutannya, Rusli menekankan pentingnya MPLS sebagai fondasi adaptasi siswa.
“Ini adalah pengenalan kalian dengan lingkungan sekolah yang baru, termasuk orang tua (guru), teman, dan suasana belajar. Manfaatkan momen ini sebaik-baiknya,” pesannya.
Rusli secara tegas menyoroti pencegahan perundungan (bullying) di sekolah. Ia meminta guru dan siswa bekerja sama menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif.
“Tidak boleh ada ruang untuk bullying. Siswa harus saling mendukung, guru wajib mengawasi. Ini tanggung jawab kita bersama,”tegasnya.
Selain itu, Rusli memperkenalkan program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai kerangka pembentukan karakter siswa. Kebiasaan tersebut meliputi:
1. Bangun pagi untuk meningkatkan produktivitas.
2. Beribadah guna menguatkan integritas dan empati.
3. Olahraga demi kebugaran dan manajemen stres.
4. Makan sehat guna mendukung tumbuh kembang.
5. Gemar belajar guna mengasah kreativitas.
6. Bermasyarakat untuk melatih toleransi.
7. Tidur cepat agar tubuh dan pikiran tetap segar.
“Program ini dirancang untuk mencetak generasi sehat, berkarakter, dan berdaya saing. Saya tunggu terobosan prestasi SMA Negeri 7 Gorontalo Utara di tingkat provinsi.”Pungkas Rusli.













