Kantor Desa Ditinggal Kosong Oleh Aparat, Andy Talango: Hal Ini Sempat Dilaporkan Ke Dinas Pemdes Gorut

AnteroNesia.id, GORUT – Kantor desa yang ditinggal kosong oleh aparat pada waktu jam kerja, yang sempat dikeluhkan warga belum lama ini, mendapat tanggapan dari Ketua BPD Desa Bulango Raya, Kecamatan Tomilito Andy Ismail Talango.

Menurut Andy, hal ini bukan yang pertama kali terjadi, tetapi sudah berulangkali terjadi. Bahkan setiap datang ke kantor, ia selalu mengingatkan kepada pemdes agar tidak meninggalkan kantor pada waktu jam kerja.

“Setiap datang ke kantor, saya selalu ingatkan jangan ditinggal kosong itu kantor. Kalau ada aparat yang ingin pulang, jangan pulang semua. Kalau sudah pulang semua aparat, terus siapa yang di kantor,” ungkap Andy Ismail Talango, Senin (8/7/2024).

Jika pernyataan ini ada yang keberatan, pihaknya, kata Andy, siap untuk menyampaikan kepada dinas terkait.

“Karena saya punya bukti videonya,” ujarnya.

Kekosongan kantor desa pada jam kerja, sebelumnya ia sempat laporkan kepada Bupati Gorut.

“Jadi waktu itu, saya sempat lapor ke Pak Thariq. Kemudian pihak Pemdes diminta mengecek ke kantor dan tidak ditemukan kekosongan kantor pada jam kerja sesuai laporan kami,” katanya.

Dengan tidak ditemukannya kekosongan kantor desa itu, lanjut kata Andy, pihaknya diundang oleh dinas Pemdes bersama Kades Bulango Raya, dan Kaur Pemerintahan Kecamatan Tomilito.

“Dipertemuan itu, saya perlihatkan bukti video kepada Dinas Pemdes. Dan setelah melihat video itu, Dinas Pemdes memberikan teguran kepada Kades Bulango Raya. Tidak tahu tetap mereka buat ini mengosongkan kantor di jam kerja,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kantor desa merupakan tempat pengaduan masyarakat, juga tempat pelayanan keperluan surat-surat yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Dalam konteksnya kantor desa tempat pengurusan bagi masyarakat pada saat jam kerja sampai batas jam kerja selesai yang telah ditentukan dari pemerintah.

Lain halnya di Desa Bulango Raya Kecamatan Tomilito, saat masyarakat membutuhkan pelayanan, namun aparat desa sedang tidak berada di kantor.

Kondisi ini membuat masyarakat yang akan mengurus surat-surat atau pengaduan tidak bisa mengurusnya.

Berdasarkan laporan dari masyarakat Desa Bulango Raya Rian Mohamad menyampaikan kepada awak media ini, bahwasanya memang benar. Saat dirinya mengurus surat-surat kependudukan, Selasa (11/6/2024) kemarin, kepala desa dan perangkat desa sedang sibuk, hanya bendahara desa yang ia dapati.

“Bagaimana pelayanan bisa maksimal kalau seluruh aparat desa tidak berada di kantor. Kami sebagai masyarakat sangat menyayangkan sekali terhadap kinerja Pemdes ini,” ucap Rian, Kamis (13/6/2024).

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Bulango Raya Kisman Ahmad Noe membantah hal tersebut.

Menurutnya, hanya kepala urusan (Kaur) pembangunan yang tidak masuk kantor karena sedang sakit. Sementara perangkat desa lainnya masuk kantor.

“Saya sejak pukul 09.00 Wita, saya sudah berada di Kantor Camat Tomilito. Kemudian jam 11.00 Wita, saya mengikuti sosialisasi yang gelar oleh KPU Gorut di Desa Milango. Dan pukul 13.00 Wita, saya kembali ke kantor lagi,” jelas Kisman.

Sementara itu, lanjut Kisman, sekretaris desa dan operator diperintahkan untuk memperbaiki user kas desa yang terblokir di dinas keuangan.

“Dan kaur kesejahteraan rakyat (Kesra), saya perintahkan ke teknis. Sementara bendahara, kaur umum, kepala dusun, dan staf serta kader pembangunan masyarakat (KPM), saya tinggalkan di kantor. Jadi tidak benar atau fitnah aparat desa saya tidak masuk kantor,” tandasnya. (Rol)

Bagikan:   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *