ANTERONESIA.ID|JAKARTA– Anggota DPR RI Komisi VI Dapil Gorontalo, Rachmat Gobel, melakukan pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum, Doddy Hanggodo, di Jakarta untuk membahas sejumlah agenda strategis pembangunan di Provinsi Gorontalo.
Pertemuan tersebut membahas tiga agenda utama: dukungan terhadap pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan di Gorontalo, tindak lanjut program National Urban Development Project (NUDP), serta usulan program padat karya dan pembangunan irigasi untuk tahun anggaran 2027.
Rachmat Gobel mengawali pertemuan dengan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum atas dukungannya terhadap pelaksanaan PENAS XVII yang baru saja berlangsung di Gorontalo.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Pekerjaan Umum atas perhatian dan dukungannya terhadap pelaksanaan PENAS XVII di Gorontalo yang baru selesai beberapa waktu lalu,” ujar Rachmat Gobel.
Ia menilai dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan agenda nasional yang memberikan dampak positif bagi sektor pertanian, perikanan, UMKM, hingga pariwisata daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Rachmat juga menindaklanjuti program National Urban Development Project (NUDP), sebuah program yang bertujuan membangun platform pembangunan perkotaan melalui penyusunan dokumen Integrated City Planning (ICP).
Kota Gorontalo terpilih sebagai salah satu dari 10 kota di Indonesia yang menjadi lokasi penyusunan perencanaan pembangunan perkotaan melalui program NUDP. Program ini melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum, Bappenas, dan Kementerian Dalam Negeri sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan kota yang lebih terintegrasi.
Menurut Politisi NasDem tersebut, pembangunan perkotaan tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menciptakan kota yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.
“Saya berharap momentum ini dapat menjadi langkah awal bagi Kota Gorontalo untuk memiliki perencanaan pembangunan yang lebih komprehensif. Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, pembangunan kota dapat dilakukan secara lebih terarah sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Rachmat juga menyampaikan harapannya agar pada tahun anggaran 2027, Gorontalo dapat memperoleh dukungan program Padat Karya, Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), serta pembangunan jaringan irigasi.
Program-program tersebut dinilai penting untuk memperkuat konektivitas desa, mendukung produktivitas pertanian, dan mempercepat pemerataan pembangunan di Gorontalo.
Rachmat menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai program strategis pemerintah pusat agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Gorontalo melalui pembangunan yang terencana, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.








