GORONTALO UTARA — Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Windra Lagarusu, mendorong agar seluruh pemangku kepentingan di bidang kesehatan melakukan pemetaan sektoral terhadap berbagai persoalan yang selama ini belum terselesaikan.
Hal tersebut disampaikan Windra saat menghadiri Forum Komunikasi dan Kemitraan Fasilitas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara bersama BPJS Kesehatan dan Pemangku Kepentingan Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Tinepo. (13/4)
Dalam sambutannya, Windra menegaskan bahwa persoalan kesehatan tidak bisa diselesaikan secara parsial. Ia mengajak seluruh pihak untuk terlibat aktif, mulai dari BPJS Kesehatan, Pemerintah Daerah, DPRD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Teknis, hingga Rumah Sakit.
“Terkait masalah kesehatan ini, kita harus melakukan pemetaan sektoral terhadap persoalan ini. Dan semua kita harus terlibat, BPJS, Pemda, DPRD, OPD Teknis, dan Rumah Sakit. Kita semua ini adalah lembaga publik,” ujar Windra.
Lebih lanjut, politisi PKS itu berharap agar masalah kesehatan tidak terus terulang dari waktu ke waktu. Ia menekankan pentingnya inventarisasi yang benar terhadap seluruh persoalan yang ada.
“Agar kita semua ini tidak melalui masalah yang sama dari waktu ke waktu. Dari hari ke hari, bulan ke bulan, bahkan tahun ke tahun kita masih bergelut dengan masalah yang sama. Mestinya ini sudah kita selesaikan di saat kita identifikasi lebih awal,” pungkasnya.
Kegiatan Forum Komunikasi dan Kemitraan Fasilitas Kesehatan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi antara BPJS Kesehatan dengan seluruh mitra kerja di lingkungan pelayanan kesehatan di Kabupaten Gorontalo Utara.
Diharapkan, melalui forum ini, berbagai kendala teknis dan administratif dalam pelayanan kesehatan dapat diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama, sehingga masyarakat Gorontalo Utara mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan berkelanjutan.









