ANTERARONESIA.ID|GORONTALO UTARA— Suasana khidmat menyelimuti kegiatan Doa dan Dzikir Bersama yang digelar untuk mengenang almarhum Dr. (H.C) H. Rachmat Gobel, tokoh asal Gorontalo yang diberi gelar adat Ti Bulilango Hunggia (Pemberi Cahaya Negeri) dan Ta Lo’o Lamahe Lipu. Acara yang berlangsung pada hari ke-37 wafatnya almarhum ini diadakan di wilayah Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara,(15/8).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Drs. Ridwan Monoarfa, Camat Sumalata Timur, seluruh Kepala Desa se-Sumalata Timur, lembaga adat, hingga Keluarga Besar Gobel se-Gorontalo Utara dan masyarakat. Acara ini menghadirkan penceramah Habib Salim Aljufri serta pemandu dzikir, Ustadz Iskandar Ismail.
Dalam sambutannya, Ridwan Monoarfa yang mewakili pihak keluarga almarhum di Jakarta menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas inisiatif dan partisipasi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini telah dikomunikasikan terlebih dahulu dengan istri dan anak-anak almarhum yang saat ini tengah mempersiapkan rangkaian doa 40 hari di ibu kota.
“Atas nama keluarga, saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga Gobel dan masyarakat Gorontalo Utara yang telah melaksanakan kegiatan ini untuk mengenang sosok Bapak Rachmat Gobel. Kami mohon maaf tidak dapat hadir secara fisik karena ada persiapan di Jakarta,” ujar Ridwan Monoarfa.
Lebih lanjut, Ridwan menyampaikan amanat terakhir almarhum yang sangat mengesankan. Ia menuturkan bahwa Rachmat Gobel pernah berpesan mewakafkan sisa umurnya untuk kemajuan Gorontalo.
“Pak Rachmat selalu berpesan kepada saya, bahwa sisa umurnya beliau wakafkan untuk Gorontalo. Beliau ingin terus didoakan oleh masyarakat Gorontalo. Secara pribadi, saya sangat merindukan sosok beliau,” kenangnya.
Sementara itu, perwakilan Keluarga Gobel Gorontalo Utara, H. Idrus Gobel, menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar sebagai bentuk pengobatan rasa rindu sekaligus penghormatan terakhir bagi almarhum yang sangat dirindukan.
“Kepergian almarhum meninggalkan duka yang mendalam bagi kami sekeluarga dan seluruh masyarakat Gorontalo. Meskipun kami tidak bisa berziarah ke makam, kami kirimkan doa dan dzikir untuk beliau. Semoga melalui kegiatan ini, kerinduan kita semua terobati,” ungkapnya.
H. Idrus juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Ridwan Monoarfa yang telah hadir dan mewakili kehadiran keluarga besar almarhum di tengah-tengah mereka. Acara doa bersama ini menjadi salah satu rangkaian penghormatan terakhir yang menunjukkan besarnya cinta dan penghargaan masyarakat Gorontalo terhadap almarhum Rachmat Gobel.











