BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo dan LLDIKTI Wilayah XVI Bahas Tindak Lanjut MoU, Dorong Perlindungan Menyeluruh Ekosistem Kampus

ANTERONESIA.ID|GORONTALO— Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI, Munawir Razak, bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Sanco Simanullang, menggelar pertemuan santai di Gorontalo, Senin (13/7/2026), untuk membahas tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani kedua lembaga sebelumnya.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi dalam menghadirkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh ekosistem perguruan tinggi di wilayah kerja LLDIKTI Wilayah XVI.

Dalam diskusi yang berlangsung, berbagai manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menjadi sorotan utama. Selain memberikan santunan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp.42 juta, peserta juga memperoleh manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dengan santunan mencapai sekitar Rp70 juta bagi peserta yang meninggal akibat kecelakaan kerja.

Seluruh perlindungan tersebut dapat diperoleh dengan iuran yang relatif ringan, yakni sekitar Rp. 16.800 per bulan untuk skema tertentu. Pemerintah pun telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2025 yang memberikan keringanan iuran sebesar Rp8.400 bagi pekerja informal untuk dua program jaminan, yaitu JKK dan JKM.

Tak kalah menarik, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki program beasiswa bagi anak peserta dengan total manfaat hingga Rp174 juta untuk maksimal dua orang anak, mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi sesuai persyaratan yang berlaku.

Program ini dinilai sangat relevan bagi para orang tua mahasiswa maupun keluarga besar sivitas akademika, karena memberikan jaminan keberlangsungan pendidikan apabila peserta mengalami risiko yang dijamin.

Munawir Razak yang didampingi Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah XVI, Irwan Halid, dan Abdul Rahim Har, menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sudah saatnya menjadi bagian dari budaya di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, kampus tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga harus memastikan seluruh unsur yang mendukung penyelenggaraan pendidikan memperoleh perlindungan yang layak.

“Kami ingin seluruh perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah XVI memberikan perhatian serius terhadap perlindungan ekosistem kampus. Yang dimaksud ekosistem kampus bukan hanya dosen dan tenaga kependidikan, tetapi juga tenaga pendukung, pekerja yang berada di lingkungan kampus, hingga orang tua mahasiswa yang dapat memanfaatkan program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Munawir.

Ia menjelaskan bahwa perlindungan ekosistem kampus merupakan investasi sosial yang sangat penting. Dengan iuran yang relatif kecil, peserta memperoleh manfaat perlindungan yang besar, mulai dari jaminan kecelakaan kerja, santunan kematian, hingga beasiswa pendidikan bagi anak.

Sebagai tindak lanjut MoU, Munawir mengungkapkan akan melakukan kunjungan ke berbagai kampus di wilayah LLDIKTI Wilayah XVI. Kunjungan tersebut bertujuan mengajak para pimpinan perguruan tinggi agar semakin memahami pentingnya program BPJS Ketenagakerjaan dan memperluas kepesertaan bagi seluruh unsur yang menjadi bagian dari ekosistem kampus.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Sanco Simanullang, menyampaikan apresiasi atas komitmen LLDIKTI Wilayah XVI dalam memperkuat implementasi kerja sama. Menurutnya, sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di lingkungan pendidikan tinggi, sehingga semakin banyak masyarakat kampus yang terlindungi dari risiko sosial ekonomi.

Kolaborasi antara LLDIKTI Wilayah XVI dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan menjadi contoh nyata bahwa perlindungan sosial merupakan bagian penting dalam membangun perguruan tinggi yang unggul, aman, dan berkelanjutan. Dengan iuran yang terjangkau namun manfaat yang besar, program BPJS Ketenagakerjaan menjadi investasi perlindungan bagi sivitas akademika, tenaga pendukung, dan keluarga mereka.

Bagikan:   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *