ANTERONESIA.ID|GORONTALO UTARA– Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menerima berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses masa persidangan ketiga Tahun Sidang 2025–2026 di Desa Cisadane, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.(6/7).
Kegiatan reses yang merupakan agenda rutin anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat itu berlangsung dengan didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo serta Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Gorontalo.
Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Monoarfa yang juga politisi Partai NasDem itu menerima sejumlah aspirasi warga, meliputi permohonan bantuan peternakan sapi, penguatan UMKM, serta bantuan pompa air untuk pengairan sawah.
Salah satu aspirasi yang paling mengemuka disampaikan oleh Drs. Samsul Saleh, warga Desa Cisadane. Ia mengeluhkan tidak berfungsinya saluran irigasi yang menyebabkan lahan pertanian tidak terkelola dengan baik.
“Kami berharap kepada Pak Ridwan untuk bantuan pompa air atau sumur bor untuk pengairan sawah. Karena saluran irigasi tidak berfungsi, sehingga sawah tidak dikelola karena masalah utamanya adalah air. Jadi kami berharap ini diperhatikan,” kata Samsul saat menyampaikan aspirasinya di hadapan Ridwan Monoarfa dan jajaran OPD.
Lebih lanjut, Samsul juga menyampaikan aspirasi dari para pelaku UMKM di Desa Cisadane, khususnya ibu-ibu rumah tangga yang menggantungkan hidup pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.
“Selain pertanian, kami menyampaikan aspirasi terkait UMKM. Ini suara ibu-ibu sebagai pelaku UMKM. Ini juga perlu jadi perhatian kita semua,” pungkasnya.
Menanggapi seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat, Ridwan Monoarfa menegaskan bahwa semua keluhan dan permohonan warga telah dicatat dengan saksama untuk diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) di DPRD Provinsi Gorontalo.
“Saya sudah mencatat semua aspirasi bapak dan ibu, dari pompa air, UMKM, pertanian, hingga peternakan. Semua akan saya coba sesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada di Provinsi Gorontalo,” jelasnya.
Ridwan berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi tersebut melalui mekanisme anggaran daerah, dengan tetap memperhatikan skala prioritas dan kemampuan keuangan pemerintah provinsi.
“Saya tidak mau berjanji, kan tetapi saya selama aspirasi ini ada anggran di OPD teknis, insyaallah saya bisa perjuangkan.” Pungkas
Kegiatan reses ini menjadi bagian dari upaya Ridwan Monoarfa untuk menjaring aspirasi masyarakat di Dapil V Gorontalo Utara sekaligus memastikan suara warga Desa Cisadane terdengar dan diperjuangkan di tingkat provinsi.









