ANTERONESIA.ID (GORUT) – Rumah Sakit Zainal Umar Sidiki (RS Zus) di Kabupaten Gorontalo Utara hingga kini masih mengalami kendala dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.
Sumber utama air bersih yang selama ini bergantung pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Gorut tidak mengalir sejak awal tahun 2025.
Direktur RS Zus, Mohammad Ardiansyah, melalui Kasubag Umum dan Perlengkapan, Erich Talarima, S.Kep, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan PUDAM untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“Saat ini, perbaikan instalasi dan penambahan mesin pendorong masih dalam proses. Upaya ini diharapkan dapat mengalirkan kembali air dari PUDAM ke bak penampungan induk rumah sakit,” ujar Erich, Jumat (23/5).
Selain mengandalkan pasokan dari PUDAM, RS Zus juga memiliki dua sumber alternatif, yaitu sumur bor dan sumur gali. Namun, kedua sumber ini belum mencukupi kebutuhan, terlebih dengan meningkatnya jumlah pasien rawat inap.
“Insya Allah tahun ini, rumah sakit akan menambah sumber air bersih melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025. Proses pelaksanaannya sedang berjalan. Dengan tambahan ini, kami berharap seluruh kebutuhan air bersih di rumah sakit dapat terpenuhi,” tambahnya.
Sebelumnya, kondisi krisis air bersih di RS Zus menjadi perhatian publik setelah diunggah oleh akun Facebook Sri Delviana Hida di grup Forum Aspirasi Masyarakat Gorut. Unggahan tersebut memicu berbagai tanggapan dan harapan dari masyarakat agar segera ada solusi menyeluruh.
Pihak rumah sakit berharap, dengan upaya yang sedang dilakukan, layanan kesehatan kepada masyarakat dapat terus berjalan tanpa hambatan akibat keterbatasan air bersih.







